Mungkin Mas Aryo mampu membayar utangnya. Dengan cepat, sementara aku sendiri masih merangsang payudaraku, Bondan dengan cepat melepaskan semua pakaian yang dikenakan hingga akhirnya dia telanjang. Vidio Porno Saya meninggalkan mereka di ruang tamu, Mas Aryo saya melihat meletakkan amplop coklat. ketika puncak kenikamatan yang saya raih pada saat itu, mata saya tertutup sambil menggigit bibir saya sementara saya merasakan vagina saya berdetak kapan saja. Mungkin setelah itu dia akan berhenti bermain, pikirku.Pada sore hari, setelah pulang kerja, Mas Aryo menyuruh saya untuk mendekorasi dan, setelah itu, kami pergi ke tempat yang dijanjikan sebelumnya, rupanya Aryo membawa saya ke hotel berbintang. Pernikahan kami lancar sampai Rizal muncul di antara kami. Aryo mengerti keterkejutanku. “Kami hanya menjalankan peran kami masing-masing, saya menghasilkan uang dan Anda mengurus rumah, saya tidak pernah bertanya tentang pekerjaan Anda, jadi sebaiknya Anda juga melakukannya,” katanya. Ternyata Bondan tidak seburuk yang saya bayangkan. Saya tidak pernah menyangka Mas Aryo bisa menjual tubuh saya. Mungkin Mas Aryo mampu membayar utangnya.




















