Terlihat ketika itu, tubuh putih mulus Andini berada dibawah tubuh Pak Rahmat yang masih membelai dada dan menjilat bibir dan lidah Andini. Memang Andini dan Dodi telah lama pacaran dan kedua orang tua mereka merestui hubungan mereka.Setelah melalui perjalanan yang melelahkan Andini dengan diantar ayahnya dan Dodi didesa itu. Bokep Montok Pak Rahmat amat disegani dan ia termasuk orang kaya didesa itu. ya.. pak .. Sedang matanya mulai ngantuk. Bagi Andini keberadaan Pak Rahmat ini amat membantunya di saat ia hampir putus asa melihat lingkungan desa yang hanya terdiri dari hutan dan jalan yang hanya bisa ditempuh dengan sepeda motor.Karena sering diantar kedesa desa lainnya, seringkali tanpa disadari oleh Andini telah membuat Pak Rahmat menaruh rasa ingin memiliki tubuh andini, apalagi jika dalam berboncengan seringkali dada Andini yang montok itu bersentuhan dengan punggung Pak Rahmat. Pak Rahmat keluar kamar dan mengunci pintu rumah itu dan memeriksa jendela, lalu ia masuk kekamar Andini kembali sambil menguncinya dari dalam.




















